top of page
  • Writer's pictureFKK Sibolga-Tapteng

DARI SIBOLGA MELANGKAH MENCAPAI PUTRA BEA CUKAI SUMATERA UTARA 2023

28 Juni 2023


Awalnya merasa tidak mampu dan mumpuni untuk mengikuti Pemilihan Putra dan Putri Bea Cukai yang diadakan oleh Kanwil Bea Cukai Sumatera Utara, setelah saya mendapatkan informasi dari media sosial tentang ajang seleksi tersebut. Namun, muncul pemikiran bahwa tidak ada ruginya untuk mengikuti ajang tingkat provinsi ini, ditambah rasa percaya diri tentang pengalaman berorganisasi sejak masih siswa, ekstrakulikuler, dan terakhir menjadi Ketua Panitia Pagelaran Seni Budaya 2023 "Rubiah" yang dilaksanakan oleh FKK Sibolga Tapteng. Ternyata keputusan ini mulai terlihat optimis setelah mendaftarkan diri melalui via online dan behasil lolos ke tahap berikutnya. Selain persyaratan administrasi, video konten pertama berjudul "Tugas dan Peran Bea Cukai" berhasil menjadi perhatian panitia penyelenggara. Inilah langkah pertama saya menuju Putra Bea Cukai Sumatera Utara.

Selanjutnya mengikuti tahap kedua, yaitu seleksi wawancara yang dilakukan secara daring menggunakan aplikasi zoom dengan rentang waktu selama lima hari. Akumulasi pengalaman pengembangan diri, khususnya kemampuan berdiskusi dan berbicara di depan publik, menjadikan proses wawancara ini dilewati dengan penuh yakin dan optimis. Sesuai harapan, dalam pengumuman daftar nama yang lolos, nama saya masuk dalam 30 orang terpilih yang terdiri dari 15 putra dan 15 putri. Selanjutnya kami diberi tugas baru, yaitu membuat konten mengenai edukasi tentang bea cukai dan para peserta diberi keleluasaan untuk berkreasi bebas memilih topik yang akan dibuat menjadi bahan konten. Tantangan ini saya jawab dengan kreatif dan mewujudkan sebuah video berjudul "Modus Penipuan Bea Cukai". Setelah berusaha, kemudian berdoa semoga karya ini dapat membawa langkah ini ke tahap Grand Final.


Penantian yang kian panjang membuat saya menjadi gugup dan gelisah penuh harapan, sebab pengumuman yang sebelumnya sudah dijadwalkan pada hari itu tiba-tiba diundur. Kegelisahan ini juga memicu memori kenangan tentang semua proses perjalan tahap demi tahap yang dilewati, apalagi di saat berpuasa di Bulan Ramadhan yang penuh perjuangan luar biasa. Seluruhnya disyukuri dan yakin inilah karya terbaik yang mampu dilakukan. Doa yang tiada putus akhirnya menemui waktu pengumuman peserta yang lolos ke tahap grand final. Alhamdulillah, saya lolos ke tahap akhir, Grand Final, sebuah tantangan berikutnya yang semakin harus ditempuh dengan keberanian dan kreativitas.

Persiapan dilakukan kurang lebih selama satu bulan lamanya, sembari beraktivitas seperti biasanya, termasuk harus belajar lebih ekstra untuk menyiapkan mental yang kuat untuk bisa menjalani tahap akhir. Peserta Tahap Grand Final hanya tersisa 10 orang, terdiri 5 Putra dan 5 Putri. Kami diundang ke Gedung Kementrian Keuangan selama 2 hari, dengan agenda yang cukup padat. Hari pertama, kami ke Bandara Internasional Kualanamu (KNO) Deli Serdang dengan tajuk kegiatan disebut dengan "A Day In My Life Petugas Bea Cukai", 10 orang finalis Putra dan Putri Bea Cukai Se-Sumatera Utara dikumpulkan untuk mengikuti perjalanan sekaligus pelatihan tersebut.


Banyak sekali ilmu pengetahuan dan wawasan yang didapatkan tentang bagaimana keseharian petugas Bea Cukai di bandara, mulai dari tahap check in hingga penumpang check out di bandara. Selama masa pelatihan, saya belajar tentang berbagai aspek Bea Cukai, termasuk pengawasan, pengendalian, dan pemantauan lalu lintas barang di perbatasan. Didapatkan juga pengetahuan tentang perdagangan internasional, pembebasan pajak, dan pemungutan bea masuk. Saat ini, Bea Cukai juga telah meluncurkan website E-CD (Electronic Customs Declaration), dimana kita lebih dipermudah untuk melaporkan barang-barang yang kita bawa selama penerbangan, Hal ini juga dalam rangka mengurangi penggunaan kertas. Sembari mendapatkan pelajaran, kami diberi tugas kembali untuk membuat konten menarik di Bandara Internasional Kualanamu sebagai wujud edukasi kemasyarakat dan teman-teman di media sosial kami pribadi, dan saya membuat video tentang pengenalan E-CD tersebut.


Esok hari adalah hari penting dimana sebuah keputusan akan diambil untuk menetapkan siapa yang terpilih menjadi Putra dan Putri Bea Cukai Sumatera Utara. Pada tahap akhir ini, kami dituntut untuk menampilkan bakat masing-masing dan melakukan wawancara akhir. Perasaan yang awalnya takut dan gugup, menjadi hilang seketika saat berada di depan panggung untuk tampil. Semua finalis menampilkan dan menyiapkan jawaban yang terbaik. Dalam acara tahap akhir ini, masing-masing dari kami didampingi oleh Bapak/Ibu Kepala Sekolah/Rektor Kampus.

Pengumuman pun tiba dan seketika semua hadirin yang hadir menjadi hening dan berdoa sembari mendengarkan pembacaan keputusan penyelenggara. Nama-nama pemenang disebutkan satu persatu dan saya ditetapkan sebagai pemenang Putra Bea Cukai Sumatera Utara 2023. Wujud syukur kami panjatkan dan ini adalah bentuk apresiasi nyata karya putra Sibolga di tingkat provinsi. Sebagai seorang yang menyandang predikat ini, saya akan selalu berupaya melaksanakan tugas dengan profesional dan berintegritas. Termasuk meningkatkan kemampuan untuk mengedukasi masyarakat luas tentang berbagai hal terkait Bea Cukai sebagai institusi yang berperan untuk melindungi kepentingan nasional.


Terima kasih yang sebesar-besarnya diucapkan kepada keluarga, saudara, dan teman yang turut andil dalam membantu dan mendukung. Tentunya kepada Kanwil Bea Cukai Sumatera Utara yang memberikan kesempatan berharga bagi saya untuk berperan dan berkarya. Semoga ini menjadi kontribusi yang bermanfaat untuk semua, sekaligus inspirasi prestasi untuk pemuda di Sibolga Tapteng.


Agus Fadli Putra Bea Cukai Sumatera Utara 2023


61 views0 comments
bottom of page